| Sistem Geografis |
|
|
|
Keadaan Lingkungan1. Kondisi Geografis MA Miftahul Ulum terletak di daerah pedesaan dengan dataran tinggi, tepatnya di Desa Kradinan Kec. Dolopo Kab. Madiun yang berbatasan dengan Kec. Jenangan Kab. Ponorogo disebelah Selatan yang ada sekolah sederajat ( SMUN ) paling dekat dengan MA Miftahul Ulum + 9 km, sedangkan disebelah utara terdapat MAN Dolopo yang merupakan KKM dari MA Miftahgul Ulum + 15 km, kondisi ini masih ditambah lagi dengan tidak adanya angkutan umum yang melalui jalur disekitar madrasah, justru kondisi terakhir ini yang agak menguntungkan karena jauh dari daerah yang bising sehingga kegiatan pembelajaran jadi lebih kondusif dan masyarakat lebih memilih sekolah yang dekat dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Sering muncul ungkapan dari masyarakat untuk lebih memahami agama islam harus masuk ke pondok pesantren. Opini tersebut akan terterjawab oleh keberadaan MA Miftahul Ulum yang didalam kurikulumnya juga mengajarkan Kajian kitab-kitab Klasik ( kitab kuning ), sekaligus tidak mengurangi pengetahuan umum. 2. Kondisi Ekonomi Struktur ekonomi masyarakat sekitar MA Miftahul Ulum khususnya, lebih jauh masyarakat dikedua wilayah kab. Madiun dan Kab. Ponorogo pada umumnya hamper 75% menekuni bidang pertanian: mulai dari petani pemilik lahan digarap sendiri, petani penggarap lahan orang lain (sewa tanah), buruh tani terikat maupun lepa. Sedangkan sector ekonomi perdagangan dan PNS termasuk TNI /Polri secara akumulasi berada pada hitungan 25%. MA Mitahul Ulum yang mempunyai image sebagai lembaga pendidikan biaya rendah / murah, dengan kurikulum yang berbasis lokal, tentunya menjadi alternatif bagi komunitas strata ekonomi menengah bawah (komuniotas mayoritas) tersebut. 3. Kondisi Religi / Agama Hampir menempati prosentase 99% beragama Islam yang terbagi dalam ormas keagamaan NU 85% Muhammadiyah 15%, karena latar belakang social yang hampir sama dalam struktur masyarakat membentuk komunitas dan interaksi antar kedua ormas itu berjalan seimbang (equilibrium). Apabila ada gessekan antara keduanya lebih bersifat parsial bukan komunal. Kondisi ini menjadi modal social bagi pengembangan MA Miftahul Ulum kedepan karena keberadaan madrasah sebagai alternatif pilihan utama bagi masyarakat beragama mayoritas untuk meneruskan pendidikan lebih lanjut. |
Pustakan Ebook yang bermanfaat untuk siswa-siswi silahkan di download disini.